JJS….jalan-jalan sehat….

Sudah beberapa minggu ini aku terpaksa jalan kaki ke kampus. Bukannya motorku rusak tapi lebih karena alasan ekonomis. Semenjak harga BBM dinaikkan oleh pemerintah, otomatis pengeluaran buat ngasi minum si Supra jadi nambah. Apalagi bulan ini pengeluaranku sudah sangat membengkak karena harus mengganti power supply dan ganti VGA >.< . Mau tidak mau aku harus berpikir keras agar pengeluaran bisa sedikit terkendali. Semenjak kenaikan BBM, jatah untuk mengisi bensin bisa naik 1.5 kali lipat. Yang dulunya sekali ngisi full bisa buat 10 hari, sekarang 1 minggu udah abis, itu saja dengan mengurangi intensitas keluyuran ga karuan….

Tapi setelah beberapa minggu ini berjalan kaki terus ke kampus, aku jadi ingat dulu waktu masih awal-awal kuliah. Dulu sebelum punya motor, kalau ke kampus memang jalan kaki, sebab jarak kampus dengan kos-kosan ga terlalu jauh, mungkin sekitar 300-400 meter. Kalau dihitung dengan waktu sekitar 10 menit jalan santai…atau 5 menit kalau di uber doberman. Itu belum terhitung dengan perhentian lampu merah di perempatan gale. Bedanya, kalau dulu ke kampus rame2 bareng anak2 kos, nah, berhubung yang lain udah pada lulus, sekarang kalau ke kampus sendirian.

Dan selama beberapa minggu ini jalan kaki ke kampus, terbukti berefek positif terhadap kesehatanku. Diantaranya, lingkar pinggang yg mengecil(selain program “diet terpaksa” yg aku jalankan karena harga makanan melambung tinggi, jalan kaki membuat lingkar pinggang semakin mengecil…), penyakit insomnia ku sembuh (terlalu lelah berjalan membuatku sering ketiduran….dah jarang tidur malam lagi), Kanker yang sudah stadium 2 turun ke stadium 1(isi kantong perlahan mulai menebal….udah mau ganti bulan…cihuui), detak jantung mulai normal, sudah tidak pernah berdebar-debar lagi(kalo jalan resikonya kecil, kalo naik motor resikonya gede, apalagi kalo niru Rossi…deg-deg an terus…).

=================================================================

Berkaitan dengan jalan kaki, aku iseng-iseng mencari artikel mengenai manfaat jalan kaki beberapa poin yang bermanfaat antara lain…

Baik untuk jantung

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center baru-baru ini ditemukan bahwa berjalan kaki 30 menit dalam sehari dapat mengurangi metabolic syndrome, yaitu salah satu penyebab tingginya risiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Sebanyak 24 juta perempuan di AS menderita metabolic syndrome.

Sementara itu dalam sebuah penelitian di Inggris menyebutkan bahwa dengan berjalan kaki selama setengah jam dalam sehari dapat mengurangi bahaya penyakit jantung sebesar 11%, terutama bagi perempuan.

Mengurangi risiko kanker payudara

Studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association menyebutkan bahwa berjalan kaki beberapa jam saja dalam sepekan bisa mengurangi bahaya risiko terkena kanker payudara. Ketika berjalan kaki, lemak pada perempuan akan berkurang dan menjadi sumber estrogen.

Dalam studi ini disimpulkan 74 ribu perempuan mengalami post-menopause yang berumur antara 50-79 tahun dengan berat badan normal, ternyata mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 30%, dan sekitar 10-20% bagi perempuan yang kelebihan berat badan…(yang ini jelas ga pengaruh buat aku)

Membuat tidur lebih nyenyak

National Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang memebuat anda akan merasa lebih nyaman. Akan tetapi hindari berjalan kaki dua jam sebelum tidur.

Mengurangi rasa sakit atau nyeri

Dengan berjalan kaki secara reguler akan membuat tubuh anda merasa nyaman karena adanya gerakan yang terjadi pada tubuh, termasuk pergerakan tangan dan yang paling utama adalah kaki.

“Berjalan kaki akan mengurangi risiko cedera atau kram dan membuat tubuh Anda terasa labih baik,” ujar instruktur kesehatan Alice Peters Diffely.

Membuat bahagia

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Texas menyimpulkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari bisa mengurangi depresi dan stres.

Bahkan studi Universitas Temple menyebutkan berjalan kaki 90 menit selama lima kali dalam seminggu bisa membuat Anda merasa lebih bahagia, karena tubuh manusia memproduksi endorphin, yaitu semacam hormon yang membuat orang menjadi bahagia. (asal jangan kelebihan bahagianya….ketawa-ketiwi sendiri di jalan kan bahaya)

Membuat langsing

Berjalan kaki selama 30 menit/hari dapat mengurangi berat badan. Bahakan dalan sebuah penelitian Brown University dan University of Pittsburgh menyebutkan bahwa perempuan yang berjalan kaki satu jam selama lima hari dalam satu mingu dan mengkonsumsi 1.500 kalori tiap hari, dapat mengurangi berat badan sebanyak 11,3 kilogram dalam setahun. (Berhubung terlalu langsing…aku jadi berpikir ulang buat jalan kaki…apa jadinya badanku kalau jalan kaki terus….bisa tinggal belulang)

Awet muda

Beberapa studi yang telah dilakukan menyarankan pada manula untuk lebih sering berjalan kaki karena dapat mengurangi terkena risiko penyakit alzheimer. Berjalan kaki juga membuat otak menjadi aktif.

Mengurangi keropos tulang

Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki yang menggunakan 95% otot tubuh akan membuat tulang lebih kuat untuk menahan beban tubuh.

Ga ada salahnya jalan kaki…..badan sehat…kantongpun sehat…wekekekeke

Tapi sayang sarana dan prasarana buat pejalan kaki masih kurang….trotoar banyak yang beralih fungsi jadi tempat dagang…..kenyamanan jadi hilang…..kapan trotoar kita bisa sebagus di negara maju?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: